Diskotek Valhalla Surabaya Digerebek, Mami Karaoke hingga Petugas Server Diamankan Terkait Ekstasi
SURABAYA – Jagat malam Kota Surabaya mendadak gempar.
Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggerebek Diskotek Valhalla di Jalan Kombes Pol M. Duryat pada Sabtu (5/9/2026).
Dalam operasi kilat tersebut, petugas meringkus lima orang yang diduga kuat terlibat jaringan narkotika jenis ekstasi.
Berikut adalah poin-poin penting dari pusaran kasus penggerebekan tersebut:
Kronologi pintu masuk penggerebekan laporan warga:
Polisi mengendus adanya aktivitas pesta ekstasi oleh pengunjung di dalam diskotek.
Pengembangan Kilat: Petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam di lokasi untuk mencari asal-usul barang haram tersebut.
Konfirmasi Resmi: Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, membenarkan operasi penangkapan di Diskotek Valhalla.
Identitas dan Peran 5 Orang yang DiamankanPolisi memetakan peran kelima orang yang diamankan secara detail:A alias TH: Diduga kuat berperan sebagai ‘Mami’ atau penyedia jasa pemandu karaoke (LC).
AN & S: Dua perempuan yang bekerja sebagai pemandu karaoke.
T: Seorang pria yang bekerja sebagai pelayan (server) di diskotek tersebut.
DN: Seorang pria tamu diskotek yang ikut diciduk saat operasi berlangsung.
Target buron narkoba berikutnya kasus ini tidak berhenti pada kelima orang tersebut.
AKP Adik Agus Putrawan menegaskan bahwa anggotanya kini tengah melakukan pengejaran besar-besaran.
Polisi membidik tiga elemen kunci di atasnya:
Perantara: Agen penghubung barang ke dalam diskotek.
Penyuplai: Pemasok utama stok ekstasi.
Produsen: Pabrik atau pembuat barang haram tersebut.
Saat ini, kelima orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk membongkar akar jaringan peredaran narkoba di tempat hiburan malam Surabaya. [red hen]
