HAK JAWAB : Manajemen Valhalla Surabaya Layangkan Hak Jawab, Bantah Isu Penggerebekan Narkoba

IMG-20260914-WA0104

SURABAYA – Manajemen tempat hiburan malam Valhalla Spectaclub Surabaya melayangkan protes keras dan keberatan resmi terhadap pemberitaan salah satu portal media daring lokal tertanggal 14 September 2026. Pemberitaan awal tersebut dinilai memuat narasi sepihak yang menyesatkan dan menyudutkan nama baik institusi.

Melalui hak jawab resmi yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik, pihak manajemen meluruskan simpang siur informasi demi mencegah penggiringan opini publik (trial by the press).

Manajemen Valhalla Spectaclub menyampaikan empat poin klarifikasi hukum sebagai berikut :

1. Tidak Pernah Ada Penggerebekan di Dalam DiskotekManajemen menegaskan bahwa informasi mengenai adanya penggerebekan, penggeledahan, ataupun penangkapan oleh pihak kepolisian di dalam gedung operasional Valhalla Spectaclub adalah tidak benar atau hoaks. Aktivitas di dalam area hiburan berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada intervensi penindakan hukum di tempat.

2. Penangkapan Oknum Terjadi di Luar Area dan Jam Kerja, Fakta hukum di lapangan menunjukkan bahwa lima oknum yang ditangkap (termasuk mantan karyawan) diamankan oleh aparat di luar lingkungan operasional Valhalla, yakni di kediaman atau lokasi lain. Pada saat kejadian, para oknum tersebut sedang dalam posisi libur atau izin kerja (off). Oleh karena itu, pelanggaran hukum tersebut murni merupakan urusan pribadi masing-masing individu dan tidak melibatkan institusi Valhalla.

3. Terapkan Kebijakan Zero Tolerance Narkoba dan Bantah “Pembiaran”Pihak klub membantah keras opini pengamat hukum yang menyebut adanya “pembiaran sistematis” oleh manajemen. Manajemen Valhalla menerapkan aturan ketat berupa Zero Tolerance terhadap peredaran narkotika. Seluruh staf dan karyawan diwajibkan menandatangani Pakta Integritas Anti-Narkoba sebagai syarat mutlak untuk bekerja.

4. Sanksi Tegas Pemecatan Tidak Hormat, Sebagai bukti nyata komitmen anti-narkoba dan langkah bersih-bersih internal, manajemen telah langsung menjatuhkan sanksi Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PDTH) kepada oknum karyawan yang terbukti melanggar Pakta Integritas. Pihak Valhalla menegaskan tidak memfasilitasi tindakan kriminal tersebut dan menyatakan dukungannya secara penuh kepada aparat penegak hukum dalam memberantas narkoba.

Dengan terbitnya Hak Jawab ini, Manajemen Valhalla Spectaclub Surabaya berharap masyarakat dapat melihat kasus ini secara jernih berdasarkan fakta hukum yang sebenarnya. [Red hen]