DPRD Jatim Dukung Polda Berantas Peredaran Narkoba
SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim siap mendukung penuh komitmen Kapolda Jatim yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono untuk memberantas peredaran narkotika di Jawa Timur. Bahkan dewan menegaskan kesiapan untuk dilibatkan dalam proses pencegahan.
Ketua Komisi A DPRD Jatim Dedi Irwansa menyatakan, bahwa pemberantasan peredaran barang haram ini turut menjadi konsentrasi dewan. Komisi A yang membidangi hukum dan pemerintahan ini berulang kali menegaskan komitmen tersebut di publik.
Sehingga, penegasan Kapolda Jatim yang baru tersebut perlu didukung semua pihak. “Saya bersama teman-teman Komisi A DPRD Jatim, sangat mendukung Pak Kapolda bersama BNNP Jawa Timur,” kata Dedi dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).
Pemberantasan narkoba di Jawa Timur dinilai memang mendesak. Sebelumnya, beberapa kasus besar sempat terjadi. Beberapa waktu lalu misalnya, pengungkapan peredaran sabu seberat 5,4 kg terjadi di Kabupaten Bangkalan, pertengahan Juli lalu.
Pada awal Juli ini juga terdapat pengungkapan 3,37 Ton Ganja asal Thailand yang masuk ke Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Gresik. Dedi mengatakan, pemberantasan peredaran barang haram ini membutuhkan perhatian seluruh pihak.
Sehingga, Dedi mengapresiasi keseriusan Polda Jatim termasuk dalam peredaran obat keras daftar G. Menurutnya, ini hampir mirip dengan atensi dewan bersama BNNP terkait peredaran Vape yang dicampur dengan kandungan narkotika.
“Nah, ini kan sangat marak dan sulit dideteksi di awal, bahkan pemeriksaannya juga sulit. Korbannya sudah ada di mana-mana,” ungkap politisi Partai Demokrat ini.
DPRD Jatim tidak hanya mengapresiasi Polda. Namun disisi lain, mendorong Pemprov untuk juga semakin menggencarkan upaya konkret dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba. Political Will pemerintah dinilai sangat penting. Utamanya, dalam anggaran yang konkret.
“Kami memaksa Pemprov untuk punya political will terhadap perlindungan anak-anak muda kita dari paparan narkoba,” tandas legislator daerah pemilihan (Dapil) Sidoarjo tersebut.
Komitmen Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono siap berperang melawan narkoba dan obat-obatan terlarang disampaikan seusai menjalani prosesi penyambutan pertama kali sebagai Kapolda Jatim, di Lapangan Mapolda Jatim, pada Minggu (11/10/2026).
Penumpasan kejahatan tersebut bakal menjadi prioritas utama selama bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jatim. Upaya itu disebut sejalan dengan amanat dan instruksi khusus dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto beberapa waktu lalu.
Yakni, saat memberikan wejangan terhadap beberapa pejabat petinggi polri yang menjalani prosesi serah terima jabatan di Mabes Polri.
“Beliau minta untuk memberantas tuntas masalah narkoba. Bahkan beliau berpesan di Jawa Timur, karena beliau saat ini juga masih menjabat sebagai kepala BNN, beliau berpesan di Jatim ada BNNP, silakan berkoordinasi terkait dengan masalah narkoba,” ujar mantan Direktur Dirintelkam Polda Jatim itu, di depan Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, sekita pukul 08.30 WIB.
Terutama, Dekananto menggarisbawahi, obat-obatan keras; Daftar G, yang kerap disalahgunakan oleh remaja dan pemuda sehingga menimbulkan perilaku offensive seperti tawuran, kerusuhan, dan perkelahian di beberapa wilayah.
“Ini pastikan seluruh Jatim zero atau bersih dari obat-obat terlarang khususnya obat Daftar G di samping dari yang utama tadi terkait dengan narkoba,” pungkasnya. [Redhen]
