Gegara Status WhatsApp Kepala Bocor Dihantam Besi

1703778877353540-0

Gegara Status WhatsApp
Kepala Bocor Dihantam Besi

SURABAYA – Perselisihan yang berawal dari percakapan di WhatsApp berujung aksi penganiayaan di Surabaya. Seorang pria kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga memukul temannya menggunakan besi galvalum.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Ciliwung, Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Seorang pria berinisial DK (27) diduga menganiaya rekannya berinisial RJS setelah tersulut emosi akibat balasan pesan dan respons korban terhadap status WhatsApp yang diunggah pelaku.

Menurut keterangan kepolisian, pelaku awalnya menghubungi korban melalui WhatsApp untuk menanyakan keberadaan seorang temannya. Namun, jawaban korban dianggap menyinggung perasaan pelaku. Situasi semakin memanas setelah korban memberikan tanggapan terhadap status WhatsApp milik pelaku.

Karena emosi, pelaku pulang ke rumah untuk mengambil sebatang besi galvalum sepanjang sekitar 45 sentimeter. Setelah kembali menemui korban, pelaku diduga memukul kepala korban menggunakan besi tersebut hingga korban mengalami luka robek di bagian kepala dan luka pada jari tangan kanan.

Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan membuang besi galvalum yang digunakan ke sebuah gorong-gorong. Polisi kemudian berhasil mengamankan pelaku untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Barang bukti serta keterangan sejumlah saksi juga telah dikumpulkan guna melengkapi penyidikan.

Kapolsek Wonokromo Kompol Eko Aprianto mengatakan peristiwa tersebut dipicu kesalahpahaman yang berkembang melalui percakapan di WhatsApp hingga berujung tindakan kekerasan.

Polisi mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap perselisihan secara bijak dan tidak menggunakan kekerasan, karena tindakan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
[Hendra]