293 Santri Ponpes Manba’ul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke 8 Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis

FB_IMG_1788307271349

SIDOARJO – Sebanyak 293 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur, terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Mereka harus menjalani perawatan dan observasi medis setelah mengalami keluhan kesehatan massal yang diduga berkaitan dengan konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kronologi bermula saat para santri mulai mengeluhkan gejala pusing dan mual secara bersamaan selepas salat Ashar.

Kondisi yang terus memburuk setelah waktu Maghrib membuat pihak pengelola segera mengevakuasi ratusan santri ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis yang cepat.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo mengonfirmasi bahwa total 293 santri saat ini tersebar di delapan rumah sakit berbeda untuk menjalani observasi.

Beberapa rumah sakit yang menampung para korban di antaranya adalah RSUD Notopuro, RS Islam Siti Hajar, RS Bhayangkara Pusdik Porong, RS Delta Surya, dan RSU Aisyiyah Siti Fatimah.

Hingga saat ini, tim tenaga kesehatan masih terus memantau dan melakukan observasi mendalam terhadap kondisi klinis para santri. Meski demikian, penyebab pasti dari gangguan kesehatan massal ini belum dapat dipastikan.

Otoritas terkait masih melakukan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan apakah gejala tersebut mutlak bersumber dari menu MBG yang dikonsumsi sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, menu makanan yang disajikan kepada para santri sebelum insiden terjadi meliputi nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu Bali, tumis buncis baby corn, serta buah apel.

Investigasi juga tengah diarahkan untuk memverifikasi asal muasal hidangan tersebut, apakah diproduksi oleh dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau dikelola secara mandiri oleh pihak internal pondok pesantren.

Pihak medis dan otoritas daerah memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah memberikan penanganan terbaik agar seluruh santri dapat segera pulih sepenuhnya. [red hen]