Mabuk Tak Ber-SIM dan Ber-STNK, Perempuan Mengemudikan Outlander Ugal Ugalan Tabrak Dua Kendaraan di Surabaya hingga Korban Meninggal Dunia
SURABAYA – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di pusat Kota Surabaya pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang pengemudi Mitsubishi Outlander yang berada di bawah pengaruh alkohol memicu tabrakan beruntun di dua lokasi berbeda. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Kejadian bermula saat mobil Outlander dengan nomor polisi L-1049-OO yang dikemudikan oleh ENR (32) melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari.”Saat berbelok ke kiri, pengemudi menabrak taksi listrik VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.
Taksi tersebut dikemudikan FDK (22),” ujar Galih saat dikonfirmasi oleh awak media, Minggu (23/8/2026).Galih menjelaskan, tabrakan pertama dipicu oleh hilangnya konsentrasi pengemudi akibat pengaruh minuman keras.
Bukannya berhenti untuk bertanggung jawab, ENR justru menginjak gas dan melarikan diri menuju Jalan Gubernur Suryo.
Pelarian tersebut berujung petaka yang lebih besar.
Sesampainya di depan Alun-Alun Surabaya, kendaraan Outlander itu kembali terlibat kecelakaan hebat.”Di samping Alun-alun Surabaya, kendaraan tersebut menabrak korban RPK yang sedang menaikkan barang ke pikap miliknya yang sedang parkir,” tutur Galih.
Benturan keras pada lokasi kedua membuat RPK mengalami luka berat.
Korban langsung dievakuasi ke UGD RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan pertolongan darurat. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan. ENR nekat mengemudikan kendaraan roda empat tersebut tanpa mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, pihak kepolisian memastikan bahwa kelalaian pengemudi menjadi penyebab mutlak dari tragedi subuh ini.”
Pengemudi mengendarai kendaraan dalam kondisi tidak konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol,” pungkas Galih. [red hen]
