Buron Kelas Kakap Tumbang,Kaki Tangan Sekaligus Pengendali Uang Gembong Narkoba Fredy Pratama Berhasil Ditangkap di Malaysia

FB_IMG_1781887583974

JAKARTA – Pelarian berakhir! Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri sukses menggulung Frans Antony, sosok kunci yang menjadi otak pengendali uang hasil bisnis haram gembong narkoba kelas kakap, Fredy Pratama.

Frans Antony ditangkap tanpa berkutik di Malaysia pada Kamis (18/6) dan sore ini langsung dideportasi serta diterbangkan ke Jakarta untuk dijebloskan ke Kantor Bareskrim Polri. Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. “Betul, OTW dari Malaysia,” tegasnya.

Bukan sekadar anak buah biasa, Frans Antony adalah lingkaran inti tepercaya Fredy Pratama sejak tahun 2009 Bayangkan, selama belasan tahun, pria inilah yang mengatur aliran dana miliaran rupiah dari bisnis racun yang merusak generasi bangsa.

Dalam melancarkan aksi pencucian uangnya, Frans tidak bergerak sendiri. Ia melibatkan adik kandungnya, Steven Antony (yang sudah disidang di PN Surabaya). Modusnya sangat licin dan bikin geleng-geleng kepala:

Transaksi Cash Antarnegara: Menerima setoran uang tunai hingga ratusan ribu Dolar Singapura (SGD) per transaksi di hotel-hotel mewah Surabaya hingga Singapura dari kurir bernama Kosnadi Irwan.

Frans menggunakan enam rekening bank atas nama adiknya dan memanfaatkan money changer di Serpong untuk mencuci uang-uang haram tersebut agar terlihat “bersih”.

Ini adalah tamparan keras bagi jaringan Fredy Pratama yang selama ini dikenal licin bak belut! Dengan tertangkapnya sang pemegang kunci brankas, akankah kekaisaran narkoba Fredy Pratama runtuh total? Publik menunggu keberanian Polri untuk memiskinkan seluruh jaringan ini tanpa sisa.
(Hen)